
Sembelit atau konstipasi adalah gangguan pencernaan yang cukup umum dan bisa menyerang siapa saja. Gejalanya berupa sulit buang air besar, frekuensi BAB yang jarang, serta rasa tidak tuntas setelah buang air. Kondisi ini bisa sangat mengganggu aktivitas sehari-hari dan kenyamanan tubuh.
Untungnya, ada banyak pilihan obat sembelit yang tersedia di apotek, baik yang berbentuk tablet, sirup, maupun supositoria. Dilansir dari laman webpafi.or.id, berikut adalah tujuh rekomendasi obat sembelit yang efektif dan bisa kamu temukan dengan mudah di apotek terdekat. Mari simak bersama!
1. Lactulax (Lactulose Syrup)
Lactulax adalah salah satu obat pencahar osmotik yang cukup populer. Kandungan laktulosa bekerja dengan cara menarik air ke dalam usus besar, sehingga feses menjadi lebih lunak dan mudah dikeluarkan.
Obat ini aman digunakan untuk anak-anak hingga orang dewasa, bahkan ibu hamil, namun tetap harus sesuai dosis anjuran.
2. Dulcolax (Bisacodyl)
Dulcolax tersedia dalam bentuk tablet dan supositoria. Obat ini termasuk pencahar stimulan yang merangsang pergerakan usus.
Biasanya mulai bekerja dalam waktu 6–12 jam setelah diminum. Cocok digunakan untuk sembelit jangka pendek atau sebagai persiapan sebelum prosedur medis tertentu.
3. Microlax (Natrium Laurilsulfoasetat)
Microlax merupakan obat sembelit berbentuk enema mikro yang bekerja langsung di rektum. Efeknya sangat cepat, biasanya dalam 5–15 menit. Cocok digunakan saat kamu membutuhkan solusi instan untuk sembelit akut.
4. Fleet Enema
Fleet adalah enema fosfat yang digunakan untuk membersihkan usus secara cepat. Biasanya digunakan sebelum pemeriksaan medis seperti kolonoskopi, tetapi juga efektif untuk mengatasi sembelit berat. Penggunaannya harus hati-hati dan sebaiknya atas saran dokter.
5. Konilac (Serat Psyllium Husk)
Untuk kamu yang lebih menyukai pendekatan alami, Konilac bisa menjadi pilihan. Terbuat dari psyllium husk, suplemen ini menambah massa feses sehingga lebih mudah keluar.
Aman untuk penggunaan jangka panjang jika dikombinasikan dengan pola makan tinggi serat dan cukup cairan.
6. Forlax (Macrogol 4000)
Obat ini bekerja dengan meningkatkan kadar air dalam usus, yang membuat feses lebih lunak dan mudah dikeluarkan.
Aman digunakan dalam jangka waktu tertentu dan sering direkomendasikan oleh dokter untuk pasien dengan konstipasi kronis.
7. Movicol
Serupa dengan Forlax, Movicol mengandung macrogol dan elektrolit. Obat ini tidak hanya melunakkan tinja tetapi juga menjaga keseimbangan elektrolit dalam tubuh. Biasanya diresepkan untuk penderita konstipasi yang sudah berlangsung lama.
Sembelit memang bisa mengganggu, namun kini kamu tidak perlu khawatir karena banyak pilihan obat sembelit yang tersedia di apotek.
Meskipun begitu, penting untuk selalu membaca aturan pakai dan, bila perlu, berkonsultasi dengan apoteker atau dokter sebelum mengonsumsi obat sembelit.
Selain itu, jangan lupa untuk memperbaiki gaya hidup, seperti meningkatkan asupan serat, minum air yang cukup, dan rutin berolahraga untuk mencegah sembelit kambuh kembali.
Yuk dapatkan informasi selengkapnya terkait obat, suplemen, vitamin, artikel kesehatan, dan seputar kefarmasian dengan mengunjungi laman https://webpafi.or.id/ sebagai laman resmi organisasi Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI).